MIND MAPPING CLUB INDONESIA - SUPERMAP LEARNING CENTER: Official SUPERMAP LICENSED INSTRUCTOR FAST LEARNING, SUPER MEMORY, SPEED READING, PETA SUKSES. www.supermapindonesia.com tlp. 021 7499203
Oleh Susanto Edy P., BLI – Buzan Licensed Instructor, Master Trainer Supermap Fast Learning
Mind Mapping Learning Center @2012
UN atau Ujian Nasional memang masih menjadi sosok yang menakutkan bagi kebayakan siswa. Tetapi hal itu tidak bisa dihindari dan harus dilewati. Ibarat kita ingin pergi ke suatu tempat yang jalannya dipenuhi dengan hutan ilalang. PETA dan KOMPAS serta PERSIAPAN BEKAL tentu menjadi hal yang wajib untuk dipersiapkan.
Kelulusan dalam ujian tidak hanya ditentukan kesiapan dan kesigapan kita menjawab soal-soal ujian dalam waktu 120 menit. Butuh waktu dan persiapan mantap untuk dapat lulus dengan hasil terbaik.
Berikut Tip Sukses UN ujian Nasional untuk SMA/SMU/SMK agar sukses dan Lulus 100%:
Bicara dengan Guru dan Orang Tua, mintalah saran dan arahan. Mintalah Pembimbing atau Mentor. Mintalah Guru Privat atau Orang Tua atau Kakak atau siapa saja yang sekiranya mampu membimbing dan mengarahkan.
Buatlah Persiapan yang terencana dan tertulis. Tuliskan dalam Rencana Persiapan itu al.: Pelajaran yg UN dan Target Nilai, Waktu yang dipakai untuk Belajar dan mengerjakan Soal, Waktu istirahat dan bermain, dll.
Contoh : Atur intensifikasi belajar seiring dengan mendekatnya waktu ujian, seperti berikut :
PASTIKAN KAMU SUDAH MEMBUAT MIND MAPPING UNTUK SETIAP BAB SETIAP PELAJARAN.
Hari Sebelum Ujian
s/d
Pelajari Mind Map® yang sudah dibuat
Buat Mind Map® yang belum dibuat
Pelajari Mind Map® bagian penting
Latihan soal
Persiapan mental
H – 5
50 %
25 %
25 %
H – 4
25 %
25 %
50 %
H – 3
15 %
35 %
50 %
H – 2
10 %
10 %
80 %
H – 1
10 %
80 %
10 %
1.Ikuti Try Out yang diadakan sekolahmu atau lembaga bimbingan belajar. Kerjakan soal-soal tersebut dengan baik sesuai kemampuanmu, karena dari situ kamu akan tahu mana yang masih menjadi kekuranganmu.
2.Miliki panduan materi, soal-soal UN tahun sebelumnya, dan prediksi soal beserta pembahasannya.
3.Berlatihlah menyelesaikan soal-soal UN atau soal prediksi UN dan periksa sendiri atau minta bantuan mentor jawaban kamu dengan mencocokkan kunci jawaban yang biasa tersedia. Serta pembahasan terutama soal soal yang belum kamu kuasai.
4.Mind Mapping dan Memo Brain. Belajarlah dengan alat ringkas Mind Mapping dan Memo Brain (Super Memory)
5.Berdoa kepada Allah SWT. Mintalah dengan sungguh sungguh, pasti DIA akan memberi.
6.Pada saat mengerjakan Ujian, tenangkan dirimu dan percaya diri, merupakan modal yang sangat baik.
7.Hindari dari mencari cari jawaban BOCORAN dan CONTEKAN. Ini penting, karena banyak kasus Siswa yang mengandalkan bocoran, ternyata nilai UN nya jeblok/jelek.
8.Selesai mengerjakan UN Bersyukur dan Berdoa. PAsti Sukses. LULUS 100% dengan NILAI terbaik.
SELAMAT MENEMPUH UN UJIAN NASIONAL adik adik SMU, SMA. Kakak doakan semua akan LULUS 100% dengan Nilai Terbaik! Amien.
Untuk pelatihan di Indonesia
Silahkan hubungi Supermap Mind Map Learning Center
Sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYKYqHdN7zfe7KPJHZIn_5H5IAfmpDsRUwLRlio2wp-jsmn22Lak03OIfJkUORcCckgkWXJxp7vbTU_affx7b0kfFp_oldDxNO2AzMDjilUqIUzMQgWf2gK9fcZlen9aHo8qiB7bQBKozA/s1600/50290_179017345678_7868847_n.jpg
Mind Map Club Indonesia mengucapkan : SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2011
Pada kesempatan yang berbahagia itu Menteri Pendidikan Nasional RI bapak Muhammad NUH memberi sambutan dalam peringatan HARI PENDIDIKAN 2 MEI 2011
SAMBUTAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
PADA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2011
SENIN, 2 MEI 2011
Assalamu’alaikum wr. wb.
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua
Hadirin Peserta Upacara Yang Berbahagia
Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur ke Hadirat Illahi Rabbi,
Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita semua
masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan dan kecintaan, sehingga
kita semua dapat melaksanakan peringatan hari Pendidikan Nasional 2 Mei
2011.
Melalui peringatan ini, perkenankan kami atas nama pemerintah ingin
menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya
kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang
bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya atas
segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang telah diberikan dalam
membangun dan mengembangkan dunia pendidikan.
Dalam kesempatan ini pula, kami menyampaikan selamat Hari Pendidikan
Nasional tanggal 2 Mei 2011, semoga pendidikan kita semakin berkualitas
dan semakin terbuka aksesnya bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan.
Hadirin sekalian yang berbahagia
Kita semua telah memahami, bahwa dalam dunia pendidikan itu, manusia
sebagai pemeran utamanya, baik sebagai subyek sekaligus sebagai obyek.
Keilmuan sebagai medianya, memanusiakan manusia sebagai salah satu
tujuannya, dan kemampuan untuk menjawab berbagai persoalan yang
sifatnya kekinian maupun antisipasi masa depan (kenantian) sebagai
keniscayaannya. Itulah sebabnya mengapa dunia pendidikan itu kompleks,
menantang namun sangat mulia. Kompleksitas dan tantangan terus
berkembang, seiring dengan perjalanan zaman. Oleh karena itu kita semua
harus secara bersama-sama terus-menerus berikhtiar dengan sungguhsungguh
untuk menanganinya, demi kemuliaan diri, bangsa, negara dan
umat manusia.
Hadirin sekalian yang berbahagia
Di sisi lain, kita juga memahami dan menyadari tentang tantangan global
dan internal yang sedang dihadapi, yang mengharuskan kita semua untuk
lebih memperkuat jati diri, identitas dan karakter sebagai bangsa
Indonesia. Bangsa yang dikaruniai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa potensi
sumberdaya alam dan manusia (bonus demografi) yang luar biasa
besarnya. Demikian juga kesempatan yang sangat terbuka untuk menjadi
bangsa dan negara yang besar, maju, demokratis dan sejahtera. Oleh
karena itu, dengan optimisme yang kuat, kerja keras dan cerdas serta
semangat kebersamaan, Insya Allah cita-cita mulia itu bisa kita wujudkan.
Disinilah mengapa pendidikan berbasis karakter dengan segala dimensi dan
variasinya menjadi penting dan mutlak. Karakter yang ingin kita bangun
bukan hanya karakter berbasis kemuliaan diri semata, akan tetapi secara
bersamaan membangun karakter kemuliaan sebagai bangsa. Karakter yang
ingin kita bangun bukan hanya kesantunan, tetapi secara bersamaan kita
bangun karakter yang mampu menumbuhkan kepenasaranan intelektual
sebagai modal untuk membangun kreativitas dan daya inovasi.
Karakter yang bertumpu pada kecintaan dan kebanggaan terhadap Bangsa
dan Negara dengan Pancasila, UUD NKRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pilarnya.
Itulah alasan mengapa tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 ini
adalah
Subtema
Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa denganRaih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti.
Tema ini mengingatkan kembali kepada kita semua tentang hakikat
pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita
yaitu Ki Hajar Dewantoro yang hari ini kita peringati hari kelahirannya
sebagai Hari Pendidikan Nasional. Pendidikan, kata Ki Hajar Dewantoro
adalah daya upaya untuk memajukan budi pekerti (kekuatan batin,
karakter), pikiran (
intellect) dan jasmani anak didik.
Hadirin sekalian yang berbahagia
Menyikapi perkembangan aktual terhadap munculnya perilaku destruktif,
anarkis dan radikalis, pendidikan memiliki peran dan tanggung jawab yang
besar.
Karena itu, pada kesempatan yang baik ini, kami ingin mengajak kepada
para pemangku kepentingan pendidikan, terutama Kepala Sekolah, Guru,
Pimpinan Perguruan Tinggi dan Dosen, harus memberikan perhatian dan
pendampingan lebih besar kepada peserta didik dalam membentuk dan
menumbuhkan pola pikir dan perilaku yang berbasis kasih sayang, toleran
terhadap realitas keanekaragaman yang dibenarkan oleh peraturan dan
perundangan.
Perhatian lebih itu bisa dalam bentuk memberikan ruang aktivitas yang
positif, sehingga bisa dicegah tumbuhnya pemikiran dan perilaku destruktif,
anarkis, kekerasan dan radikalisme.
Hadirin sekalian yang berbahagia
Dengan tema peringatan tersebut, kita tidak ingin peringatan Hari
Pendidikan Nasional 2011 hanya sebagai seremoni biasa, tetapi kita ingin
wujudkan dalam kegiatan nyata. Insya Allah mulai tahun ajaran
2011/2012, pendidikan berbasis karakter kita jadikan sebagai gerakan
nasional, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan
Perguruan Tinggi, termasuk didalamnya pendidikan Nonformal dan
Informal.
Bersamaan dengan gerakan pendidikan berbasis karakter, sekaligus kita
siapkan generasi Indonesia 2045 yaitu pada saat menyongsong 100 tahun
Indonesia merdeka. Dan itu harus kita mulai dengan memberikan
perhatian khusus pada Pendidikan Anak Usia Dini. Merekalah, nantinya
yang akan melanjutkan pembangunan Bangsa dan Negara Republik
Indonesia.
Hadirin Peserta Upacara yang berbahagia
Akhirnya, kami mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan
Nasional kepada semua pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik,
penggiat dan pecinta dunia pendidikan di seluruh tanah air. Semoga apa
yang kita darma baktikan dalam dunia pendidikan selama ini, termasuk
bagian dari amal kebajikan.
The Royal Wedding Pernikahan Pangeran William-Kate
The Royal Wedding Pernikahan Pangeran William-Kate
Supermap Mind Map Learning Center mengucapkan: Selamat dan berbahagia atas pasangan pengantin baru Pangeran William dan Kate Middleton. Acara pernikahan dilaksanakan di Istana Buckingham pada Jumat, 29 April 2011
Selamat dan semoga bisa membawa perubahan baik bagi dunia.
Sumber foto: http://www.tabloidbintang.com yang dirilis dari foto resmi oleh istana merilis foto-foto resmi pernikahan bangsawan Inggris itu. Foto-foto itu dipotret fotografer Hugo Burnand di ruang bernama The Throne Room di Istana Buckingham pada Jumat, 29 April2011
RA Kartini bisa berbahasa Belanda, ia mulai belajar dan menulis surat kepada teman-teman yang berasal dari Belanda. Rosa Abendanon adalah salah satu temannya yang banyak mendukungnya.
Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan di Eropa. Timbul keinginan Kartini untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi juga harus maju... (Kalau saat ini tentu akan memakai Mind Map.... bener kan?)
Sebagai bentuk partisipasi aktif Supermap berkerjasama dgn TK Superkid Vila Dago, menyelenggarakan pentas anak 'KARTINI'
Semoga dengan acara ini Semangat dan tauladan Ibu kita Kartini dapat dicontoh oleh generasi kita untuk membangun bangsa dan umat menuju 'INDONESIA CERDAS, SEJAHTERA DAN BERKARAKTER MULIA'
SUPER BOOT CAMP
Camp khusus pelajar untuk mempersiapkan
sukses ujian semester dan ujian nasional
SUPER BOOTCAMP RAHASIA SUKSES UJIAN DAN LULUS JADI JUARA DENGAN 5 STRATEGY !
PELATIHAN SUPER 2 HARI MEMPERSIAPKAN PELAJAR SIAP DAN SUKSES MENGHADAPI UJIAN KENAIKAN KELAS DAN UJIAN NASIONAL DENGAN HASIL GEMILANG!
Bagaimana membuat Pelajar Pintar menuju Prestasi Puncak ?!
➲ Hadiah tak TERNILAI untuk Masa Depan Pelajar!
➲ Apakah anda ingin menjadi:
Mudah Belajar dan Daya ingat meningkat?
Tetap bisa Main tapi Selalu mendapat nilai “A”?
Lebih Fokus, Gampang Berkonsentrasi dan Creatif?
Bisa Mandiri dan Sukses?
Berbakti kepada Orang Tua?
Sukses dlm KEHIDUPAN MASA DEPAN?
➲ Inilah Jalan yang TEPAT untuk mewujudkan Cita Cita.
➲ Sebagai Pelajar & Orang Tua yang sangat PEDULI terhadap MASA DEPAN dan mempersiapkan sebagai calon PEMIMPIN BANGSA.
➲ Supermap Bootcamp “2 FULL DAY” dirancang untuk memberi bimbingan berkelanjutan & pertolongan pertama yang sangat Bermanfaat untuk Pelajar dalam Mewujudkan SUKSES dalam SEKOLAH dan MASA DEPAN Pelajar KELAK!
➲ Kita layak mendapatkan MASA KECIL yang MENYENANGKAN dan MASA DEPAN SUKSES BERKELIMPAHAN...!!!
➲ Program disusun dengan mengkombinasikan kegiatan Alam – Luar Ruang (Outbond) dan kegiatan kelas dengan memperbanyak praktek!
➲ Pengkombinasian kegiatan diluar ruang ini kita yakini sebagai salah satu pola belajar dan mengajar yang sangat baik dalam penerapan dan penyerapan materi serta mensimulasikan materi tersebut dengan pendekatan kepada alam
➲ Program 2 hari yang merupakan infestasi yang tak ternilai harganya bagi anak!
➲ Ditambah Program lanjutan selama 3 bulan setelah Bootcamp bagi Pelajar dan juga Orang Tua.
➲ Mendapatkan networking bagi anak untuk belajar berorganisasi dan persiapan masa depan.
FUN ACTIFITIES
SUPERMAP® BOOTCAMP: 5 FOKUS
➲ SETTING GOAL
➲ CARACTER BUILDING
➲ METODE BELAJAR SUPERMAP:
Strategi Belajar Super
Super Memory, Memperkuat Daya Ingat
Mind Mapping, (dengan Metode Mind Mapping®, metode BELAJAR dari INGGRIS
dibawah paten TONY BUZAN, BUZAN WORLD TRAINING – ENGLAND)
Speed Reading
Optimalisasi Fungsi Otak Kiri dan Kanan
Memo Brain
Brain Fitness
Teknik High Focus
Teknik Ujian tingkat ‘A’
➲ LEADERSHIP
➲ OUTBOND CHALANCE
• 100% MONEYBACK GUARANTEE!* (bila setelah menerapkan semua Metode yg diajarkan disini dan tidak ada hasil nyata...!)
• Segera Daftar dalam Supermap Bootcamp, tempat terbatas.. hanya Rp. 1.750.000,- (sudah termasuk Materi, Sertifikat, Transportasi, Penginapan dan Makan selama 2 hari, 1 malam)
• LOKASI: Griya Sawah Lega, Cisarua – BOGOR
• WAKTU, SABTU – MINGGU, 19 - 20 Februari 2011
• Bagi yang hari Sabtu masuk, bisa diberi surat Ijin ke Pihak Sekolah.
• Fasilitator Utama:
Mr. Susanto Edy P, Master Trainer Supermap, International Buzan Licensed Instructor, Fasilitator Internasional yang terlisensi dan Trainer trainer yang sudah berpengalaman dalam Multiple Inteligent dan Outbond Activities
Dapatkan Early Bird, Daftar di awal s/d tgl 31 Januari 2011, Potongan Rp.500.000,- (terbatas hanya untuk 30 pendaftar pertama!)
Dan dapatkan Free Bonus:
➲ Membership Supermap Mind Map club Indonesia
➲ CD Motivasi
➲ Tool Pembelajaran
➲ Pemetaan Bakat dan Tipe Belajar
➲ Konsultasi/Coach selama 3 bln senilai Rp.750.000,-
JADWAL UN 2011 DAN KALENDER PENDIDIKAN SD MI SMP MTS SMA MA
Apa kalian sudah siap menghadapi Ujian Kenaikan Kelas dan UN/UASBN?
KETERANGAN : KALENDER SD/MI
1 . 12 s.d. 14 Juli 2010 : Hari-hari pertama masuk sekolah
2. 10 s.d. 12 Agustus 2010, dan 3 s.d. 9 September 2010
: Hari libur Ramadhan (sebelum dan awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan)
3. 17 Agustus 2010 : HUT Kemerdekaan Republik Indonesia
4. 10 s.d. 11 September 2010 : Hari Besar Idzul Fitri 1431 H
5. 13 s.d. 18 September 2010 : Hari libur Idzul Fitri 1431 H Tahun 2010
6. 17 November 2010 : Hari Besar Idzul Adha 1431 H
7. 25 November 2010 : Hari Guru Nasional
8. 1 s.d. 11 Desember 2010 : Ulangan Akhir Semester
9. 7 Desember 2010 : Tahun Baru Hijjriyah 1432 H
10. 18 Desember 2010 : Pembagian Laporan Hasil Belajar
11. 20 s.d. 31 Desember 2010 : Libur Semester Gasal
12. 25 Desember 2010 : Hari Natal 2010
13. 25 s.d. 30 April 2011 : Ujian Sekolah
14. 2 Mei 2011 : Hari Pendidikan Nasional tahun 2011
15. 9 s.d. 11 Mei 2011 : UASBN SD
16. 16 s.d. 18 Mei 2011 : UASBN SD Susulan)
17. 6 s.d. 11 Juni 2011 : Ulangan Kenaikan kelas
18. 25 Juni 2011 : Pembagian Laporan Hasil Belajar (Kenaikan Kelas)
19. 27 Juni 2011 s.d. 9 Juli 2011 Libur Kenaikan kelas
KETERANGAN : KALENDER SMP/MTs
1. 12 s.d. 14 Juli 2010 : Hari-hari pertama masuk sekolah
2. 10 s.d. 12 Agustus 2010, dan 3 s.d. 9 September 2010
: Hari libur Ramadhan (sebelum dan awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan)
3. 17 Agustus 2010 : HUT Kemerdekaan Republik Indonesia
4. 10 s.d. 11 September 2010 : Hari Besar Idzul Fitri 1431 H
5. 13 s.d. 18 September 2010 : Hari libur Idzul Fitri 1431 H Tahun 2010
6. 17 November 2010 : Hari Besar Idzul Adha 1431 H
7. 25 November 2010 : Hari Guru Nasional
8. 3 s.d. 11 Desember 2010 : Ulangan Akhir Semester Gasal
9. 7 Desember 2010 : Tahun Baru Hijjriyah 1432 H
10. 18 Desember 2010 : Penerimaan raport
11. 20 s.d. 31 Desember 2010 : Libur Semester Gasal
12. 25 Desember 2010 : Hari Natal 2010
13. 28 s.d. 30 Mart 2011 : UNAS Sekolah Menengah Pertama (Utama)
14. 28 s.d. 30 Mart 2011 : UNAS Sekolah Menengah (Susulan)
15. 11 s.d. 16 April 2011 : Ujian Sekolah
16. 2 Mei 2011 : Hari Pendidikan Nasional tahun 2011
17. 16 s.d. 18 Mei 2011 : Ujian Sekolah Menengah Pertama (Ulangan)
18. 6 s.d. 11 Juni 2010 : Ulangan Akhir Semester Genap/Kenaikan kelas
19. 25 Juni 2011 : Pembagian Laporan Hasil Belajar (Kenaikan Kelas)
20. 27 Juni 2011 s.d. 9 Juli 2011 : Libur Kenaikan kela
KETERANGAN : KALENDER SMA/SMK/MA
1. 12 s.d. 14 Juli 2010 : Hari-hari pertama masuk sekolah
2. 10 s.d. 12 Agustus 2010, dan 3 s.d. 9 September 2010
: Hari libur Ramadhan (sebelum dan awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan)
3. 17 Agustus 2010 : HUT Kemerdekaan Republik Indonesia
4. 10 s.d. 11 September 2010 : Hari Besar Idzul Fitri 1431 H
5. 13 s.d. 18 September 2010 : Hari libur Idzul Fitri 1431 H Tahun 2010
6. 17 November 2010 : Hari Besar Idzul Adha 1431 H
7. 25 November 2010 : Hari Guru Nasional
8. 1 s.d. 11 Desember 2010 Ulangan Akhir Semester Gasal
9. 7 Desember 2010 : Tahun Baru Hijjriyah 1432 H
10. 18 Desember 2010 : Penerimaan raport
11. 20 s.d. 31 Desember 2010 : Libur Semester Gasal
12. 25 Desember 2010 : Hari Natal 2010
13. 21 s.d. 23 Maret 2011 : UNAS Sekolah Menengah (Utama)
14. 28 s.d. 30 Maret 2011 : UNAS Sekolah Menengah (Susulan)
15. 11 s.d. 16 April 2011 : Ujian Sekolah
16. 2 Mei 2011 : Hari Pendidikan Nasional tahun 2011
17. 9 s.d. 11 Mei 2011 : Ujian Sekolah Menengah (Ulangan)
18. 6 s.d. 11 Juni 2010 : Ulangan Akhir Semester Genap/Kenaikan kelas
19. 25 Juni 2011 : Pembagian Laporan Hasil Belajar (Kenaikan Kelas)
20. 27 Juni 2011 s.d. 9 Juli 2011 : Libur Kenaikan kelas
Hottest News from WMC Chinese Student Wins World Memory Championships 2010
2010-12-06 11:31
Reposted by Mind Map Club Indonesia
Wang Feng became the first Chinese to win the World Memory Championships on Sunday, beating British and German heavyweights. Wang is a student from Wuhan University.
He won the championships after two days of intense competition between 128 finalists from more than 20 countries in the city of Guangzhou.
Wang clinched the title in the final of ten rounds by memorizing a pack of 52 playing cards in 24 seconds.
He qualified for a place in the Guinness Book of Records and the Book of Mental World Records as a result of his win.
German national champion Johannes Mallow took the silver medal.
British contestant Ben Pridmore of Beeston took the bronze medal by memorizing 28 individual shuffled packs of playing cards within the time limit of one hour.
The World Memory Championships were founded in 1991.
Seluruh team dan staff Supermap Mind Map Learning Center mengucapkan Selamat Idul Qurban 1431H
Gambar. Hewan Qurban di Masjid Raya Al Kautsar Vila Dago Pamulang
HIKMAH DAN NILAI IBADAH QURBAN Oleh: Iskandar Zulkarnaen. Sumber diambil dari: http://www.rumahzakat.org/detail.php?id=7318&kd=A
Tidak ada yang sia-sia dalam setiap ibadah yag Allah syariatkan kepada manusia. Semuanya itu pasti ada hikmahnya. Hanya kita saja yang kadang belum mampu menemukan dan mendapatinya. Tapi kalau saja kita mau menelusurinya pasti kita akan menafikan sia-sia. Termasuk dalam pensyariatan ibadah qurban. Setidaknya ada beberapa hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran. Diantaranya adalah:
1. Keikhlasan dan ketulusan
Yang sangat mengagumkan dari peristiwa sejarah qurban Nabi Ibrahim adalah keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah tanpa ada rasa berat hati, beban, ataupun ketidak tulusan dalam menjalankan perintah Allah . Memang Nabi Ibrahim sebagai manusia tentu akan merasa berat ketika mendapatkan perintah dari Allah untuk menyembelih anaknya, yaitu nabi Ismail. Tapi kecintaan, keimanan dan ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah jauh lebih besar daripada kecintaan terhadap anak, istri, harta, bahkan dunia dan seisinya, menjadikan perintah yang terasa berat tersebut terasa ringan, juga disisi lain Nabi Ibrahimpun yakin bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan mereka dan Allah akan memberikan yang terbaik untuk mereka.
2. Kesabaran
Bila kita renungi, peristiwa yang terjadi kepada Nabi Ibrahim dengan adanya perintah untuk menyembelih anaknya merupakan suatu peristiwa luar biasa yang membutuhkan tingkat kesabaran yang luar biasa. Apalagi anak yang harus diqurbankan adalah seorang anak shaleh yang telah dinanti-nantikannya selama puluhan tahun, dan ketika apa yang mereka nanti-nantikan tersebut hadir, lalu ada perintah untuk menyembelihnya, tentu ini merupakan suatu hal yang sangat berat dilakukan untuk ukuran manusia biasa.
Yang luar biasa adalah kesabaran ini bukan hanya dimiliki oleh Nabi Ibrahim saja, tetapi dimiliki oleh seluruh keluarga, baik anaknya sebagai orang yang menjadi korban, ataupun istrinya sebagai seorang ibu yang telah melahirkan anak yang akan dikorbankan. Sekali lagi dalam menjalankan perintah ini sangat dituntut adanya kesabaran yang luar biasa, dan hal ini sudah dibuktikan oleh keluarga Nabi Ibrahim, sebagaimana yang dikisahkan Allah dalam Al-Quran :
“Maka tatkala sang putra itu berumur dewasa dan bisa berusaha bersama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku, sesungguhnya aku bermimpi aku menyembelihmu, maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!”. Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipisnya, Kami berseru dan memanggilnya: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah meyakini mimpi kamu itu. Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar merupakan ujian yang nyata. Dan Kami tebus putra itu dengan seekor (kambing) sembelihan yang besar. Dan Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian”. (QS. Ash-Shaaffaat, ayat 102-108).
3. Ketaatan
Perintah yang dijalankan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya yang dicintai membuktikan ketaatan yang luar biasa kepada Allah. Nabi Ibrahim telah menjadikan Allah diatas segala-galanya, termasuk anak dan istrinya. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 131: Artinya: “Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: \"Tunduk patuhlah!\" Ibrahim menjawab: \"Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam\".
Dalam surat Al-Baqarah ayat 133 Allah berfirman : Artinya : “Adakah kamu hadir ketika Ya\'qub kedatangan maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: \"Apa yang kamu sembah sepeninggalku?\" Mereka menjawab: \"Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya\".
Demikian pula halnya dengan sang istri yaitu Hajar, wanita shalihah yang mempunyai ketaatan yang luar biasa kepada Allah , ketika mendengar perintah Allah dari suaminya beliau tidak berusaha menentangnya, karena ini adalah perintah Allah yang harus ditaati. Begitupun dengan anaknya yang akan menjadi “korban” tidak berusaha untuk mencegah atau mempengaruhi ayahnya untuk tidak melaksanakan perintah tersebut, malah sebaliknya, ia meyakinkan ayahnya, bahwa jka memang itu adalah perintah Allah , maka harus dilaksanakan. Allah mengabadikan perkataan Nabi Ismail kepada ayahnya dalam Alqur’an sehubungan dengan peristiwa ini:
Artinya :“Maka tatkala sang putra itu berumur dewasa dan bisa berusaha bersama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku, sesungguhnya aku bermimpi aku menyembelihmu, maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!”. Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (QS. Ash-Shaffat, ayat 102).
Itulah ketaatan yang dicontohkan oleh keluarga Nabi Ibrahim yang merupakan contoh ketaatan yang harus diteladani. Dan buah dari ketaatan ini adalah sebagaimana yang difirmankan Allah, Artinya: “kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.” (QS. Ash-Shaffat, ayat 109).
4. Pengorbanan
Kisah penyembelihan seorang anak oleh ayahnya dikarenakan ketaatannya kepada Allah merupakan kisah pengorbanan yang luar biasa. Pengorbanan yang bukan hanya dibuktikan oleh Nabi Ibrahim saja sebagai seorang ayah, tapi juga dibuktikan oleh Ismail dan Hajar sebagai seorang anak dan istri. Ibrahim sebagai seorang ayah tentu tidak akan mau membunuh seseorang yang menjadi darah dagingnya sendiri, apalagi yang akan dikorbankan adalah orang yang selama ini dinanti-nantikan selama puluhan tahun.
Begitupun dengan Hajar, sang ibu, tentu tidak akan pernah berharap atau membayangkan bahwa anak satu-satunya yang dinanti-nantikan akan dikorbankan oleh ayahnya sendiri. Ismailpun sebagai seorang anak yang masih muda tidak akan pernah membayangkan bahwa suatu saat nyawanya akan terlepas dari jasad oleh ayahnya sendiri. Tapi demi ketaatan kepada Allah yang mereka sendiri yakin bahwa Allah tidak akan mendhalimi hambanya maka merekapun ikhlas menjalankan perintah Allah.
5. Keimanan
Ketaatan adalah buah dari keimanan, keimanan hadir dari keyakinan, dan keyakinan tumbuh karena adanya hujjah dan pembuktian. Keimanan keluarga Nabi Ibrahim merupakan keimanan yang didasarkan pada keyakinan yang dalam karena mereka telah melihat bukti nyata tentang eksistensi Tuhan yang diyakini dan diimaninya. Dunia dan seisinya adalah bukti eksistensi Tuhan, bahkan jagat raya yang memiliki bermilyar-milyar galaksi merupakan bukti yang nyata akan eksistensi Tuhan.
Itu semua adalah bukti yang membuahkan keimanan pada diri Nabi Ibrahim. Allah telah mengisahkan dalam surat Al-An’am ayat 75-79 tentang pencarian Tuhan yang dilakukan Nabi Ibrahim, yang menjadikan alam raya sebagai pembuktian adanya Tuhan. Artinya : “Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan di langit dan bumi dan agar dia termasuk orang yang yakin. Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang dia berkata: \"Inilah Tuhanku\", tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: \"Saya tidak suka kepada yang tenggelam.\"
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: \"Inilah Tuhanku\". Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: \"Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat.\"
Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: \"Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar\". Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: \"Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.”
Di sisi lain, Allah telah memberikan bukti secara langsung kepada Nabi Ibrahim yang semakin menambah keyakinan dan keimanannya, sebagaimana yang dikisahkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 260 :
Artinya : “Dan ketika Ibrahim berkata: \"Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.\" Allah berfirman: \"Belum yakinkah kamu ?\" Ibrahim menjawab: \"Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap.
Allah berfirman: \"ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. \"Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.\" Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Buah dari apa yang dialami oleh Nabi Ibrahim adalah keimanan dan keyakinan yang sangat dalam kepada Allah , sehingga dari keimanan dan keyakinan yang dalam kepada Allah , melahirkan hal-hal sebagaimana yang telah disebutkan diatas, yaitu ketulusan dan keikhlasan, kesabaran, juga ketaatan. Sehingga apapun bentuk yang diperintahkan Allah, niscaya akan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, kesabaran dan ketundukan. Dan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim merupakan pembuktian kualitas keimanannya kepada Allah.
Sumber: Optimalkan Qurban Anda karya Iskandar Zulkarnaen
Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya, Mayor JenderalRobert Mansergh mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November1945.
Ultimatum tersebut kemudian dianggap sebagai penghinaan bagi para pejuang dan rakyat yang telah membentuk banyak badan-badan perjuangan / milisi. Ultimatum tersebut ditolak oleh pihak Indonesia dengan alasan bahwa Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri, dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) juga telah dibentuk sebagai pasukan negara. Selain itu, banyak organisasi perjuangan bersenjata yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar yang menentang masuknya kembali pemerintahan Belanda yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia.
Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan berskala besar, yang diawali dengan bom udara ke gedung-gedung pemerintahan Surabaya, dan kemudian mengerahkan sekitar 30.000 infanteri, sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang.
Berbagai bagian kota Surabaya dibombardir dan ditembak dengan meriam dari laut dan darat. Perlawanan pasukan dan milisi Indonesia kemudian berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk. Terlibatnya penduduk dalam pertempuran ini mengakibatkan ribuan penduduk sipil jatuh menjadi korban dalam serangan tersebut, baik meninggal mupun terluka.
Bung Tomo di Surabaya, salah satu pemimpin revolusioner Indonesia yang paling dihormati. Foto terkenal ini bagi banyak orang yang terlibat dalam Revolusi Nasional Indonesia mewakili jiwa perjuangan revolusi utama Indonesia saat itu.[5]
Di luar dugaan pihak Inggris yang menduga bahwa perlawanan di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo tiga hari, para tokoh masyarakat seperti pelopor muda Bung Tomo yang berpengaruh besar di masyarakat terus menggerakkan semangat perlawanan pemuda-pemuda Surabaya sehingga perlawanan terus berlanjut di tengah serangan skala besar Inggris. Tokoh-tokoh agama yang terdiri dari kalangan ulama serta kyai-kyai pondok Jawa seperti KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai) shingga perlawanan pihak Indonesia berlangsung lama, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran skala besar ini mencapai waktu sampai tiga minggu, sebelum seluruh kota Surabaya akhirnya jatuh di tangan pihak Inggris.
Setidaknya 6,000 pejuang dari pihak Indonesia tewas dan 200,000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. [2]. Korban dari pasukan Inggris dan India kira-kira sejumlah 600. [3] Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada hari 10 November ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.
SELAMAT: SUPERMAP MIND MAP LEARNING CENTER MOVE TO ITC BSD
Pada hari Pahlawan 10 Nopember 2010 ini Office Supermap Pusat mulai boyongan di Office baru di Golden Road ITC BSD - BUMI SERPONG DAMAI - INDONESIA. Semoga ditempat yang baru ini akan membawa keberhasilan bagi semua. Selamat dan Sukses.
Untuk sebagai bagian dari kegiatan awal ini Supermap akan mengadakan Pelatihan Supermap Licensed Coach dan PElatihan Mind Map.
Untuk info lebih detail silahkan hubungi 021 7443367 atau email: mindmapcenter@ymail.com
Supermap Mind Map Club Indonesia mengucapkan 'SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA' .... buktikan janjimu....
Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.
Sumber: Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
SUPERMAP MIND MAP CENTER mengucapkan DIRGAHAYU KEMERDEKAAN RI ke 65 Semoga Jaya & Makmur Bangsaku...
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, diposkan oleh Supermap Mind Map Center Indonesia
Soekarno membaca naskah Proklamasi yang sudah diketik Sajuti Melik dan telah ditandatangani Soekarno-Hatta
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Jumat, 17 Agustus 1945 Tahun Masehi, atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat.
Pada tanggal 6 Agustus1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau "Dokuritsu Junbi Cosakai", berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.
Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 10 Agustus1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.
Pada tanggal 12 Agustus1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI.[1] Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.
Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang (sic).
Pada tanggal 14 Agustus1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.
Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.
Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.
Peristiwa Rengasdengklok
Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana --yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka --yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya. Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu - buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang kerumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia.
Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokio dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.
Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti "transfer of power". Bung Hatta, Subardjo, B.M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan.
Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.[2] Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56[3] (sekarang Jl. Proklamasi no. 1).
Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.
Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.
Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.[5]
Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
Isi Teks Proklamasi
Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.
Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-45
Wakil2 bangsa Indonesia.
SUPERMAP MIND MAP CENTER mengucapkan DIRGAHAYU KEMERDEKAAN RI ke 65 Semoga Jaya & Makmur Bangsaku...
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, diposkan oleh Supermap Mind Map Center Indonesia http://id.wikipedia.org/wiki/Proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia