Makanan Super untuk Otak

Jumat

Otak merupakan bagian terpenting dari tubuh manusia yang bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu, perlu nutrisi yang tepat dan berkualitas untuk menjaga supaya otak Anda tetap berfungsi dengan baik.

Dengan membuat pilihan makanan yang cerdas, kita dapat menjaga dan meningkatkan fungsi otak. Berikut adalah beberapa pilihan cerdas untuk menjaga agar fungsi otak Anda tetap dalam kondisi baik :

* Blueberry – Menurut beberapa penelitian, konsumsi buah Blueberry terbukti dapat melindungi otak dari stres, demensia, dan penyakit alzheimer. Penelitian juga menunjukkan bahwa diet yang kaya blueberry secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan belajar dan keterampilan motorik.

* Alpukat - Meskipun dianggap sebagai "buah lemak", alpukat ternyata berkontribusi untuk menjaga aliran darah tetap sehat, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko hipertensi yang dapat menyebabkan stroke.

* Ikan – Konsumsi ikan seperti salmon adalah pilihan yang baik dibandingkan ikan air tawar ikan. Pasalnya, ikan salmon mempunyai kandungan omega-3 asam lemak esensial yang tinggi yang penting untuk fungsi otak.

* Kacang dan biji-bijian – Kacang atau biji-bijian merupakan sumber vitamin E. Makanan ini sangat penting untuk otak Anda dalam mencegah penurunan fungsi kognitif.

* Roti gandum, beras merah, dan "oatmeal" – Makanan ini juga berkontribusi untuk menjaga otak tetap sehat sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung. Dengan meningkatnya kesehatan jantung dan aliran darah meningkat, otak dipastikan akan berkembang dengan baik. Pasalnya, oksigen yang masuk ke otak akan meningkat, begitu pula pengiriman nutrisi melalui aliran darah.

* Teh hijau – Minum teh yang baru diseduh juga baik bagi otak Anda karena teh memiliki antioksidan kuat, terutama pada kandungan catechines yang dapat mendorong aliran darah agar tetap sehat.

* Coklat hitam – Dark chocolate atau lebih dikenal dengan coklat hitam memiliki sifat antioksidan yang kuat dan mengandung beberapa stimulan alami yang dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi. Bahkan, coklat ini juga dapat mendorong produksi endorphin yang membantu meningkatkan mood.

Sumber : kompas.com & yourmodernliving
Diposting kembali oleh Supermap Learning Center
www.supermap.asia
READ MORE - Makanan Super untuk Otak

Falsafah Pendidikan Indonesia Terpenggal

Selasa

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Waykanan, Gino Vanollie menyatakan falsafah pendidikan Indonesia yang merujuk pada gagasan Ki Hadjar Dewantara selama ini terpenggal karenanya patut dilengkapi supaya tidak terjadi kesalahan, baik tafsir atau aplikasinya.

"Oleh sebab itu, di tahun ajaran 2011/2012 nanti kita mencoba menekankan `Ing Ngarsa Sun Tuladha` kepada para guru kita untuk melengkapi jargon `Tut Wuri Handayani` yang selama ini melekat pada logo pendidikan kita," ujarnya, Minggu, di Blambanganumpu saat dihubungi lewat telepon genggamnya dari Liwa.
Selama ini, lanjut Gino, Tut Wuri Handayani yang berarti seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang, salah dimaknai atau bahkan tidak tepat mengingat fungsi dan tugas utama seorang guru yang harus memberi teladan, mendorong, membangun SDM melalui pendidikan supaya tumbuh berkembang sebagaimana hakikat kata Ing Ngarsa Sun Tuladha.

"Tanpa bermaksud menentang pemerintah pusat tentunya, paradigma yang kami nilai dan analisa bisa membangun karakter tersebut nanti akan kita sebarluaskan kepada para tenaga didik dan jajaran pendidikan Waykanan melalui stiker dan kops surat, jadi supaya tidak terpenggal, lengkap dan esensi pendidikan yang diinginkan pendiri bangsa tidak hilang," tegasnya.

Hal tersebut, lanjut Kadisdik, dilakukan supaya SDM kita kedepan semakin unggul mengingat pendidikan dan karakter yang semakin bagus merupakan solusi penyelesaian masalah di bangsa Indonesia, baik di daerah atau di pusat.

Dinas Pendidikan Waykanan menilai, pemenggalan Ing Ngarsa Sun Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani menjadi Tut Wuri Handayani saja membuat pendidikan Indonesia tidak berkembang karena kesalahan baik dalam tafsir atau aplikasi sehingga tidak berhasil membangun karakter unggul bagi SDM Indonesia.

"Ketika jaman penjajahan, konsep Taman Siswa dengan falsafah Ing Ngarsa Sun Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani yang diusung Ki Hadjar Dewantara memberi sesuatu yang nyata bagi pembaharuan Indonesia melalui pendidikan, semestinya hal tersebut bisa berlaku sampai saat ini, tapi itu tidak terjadi, justru saat ini kita cenderung mengagungkan sesuatu yang asing, contohnya RSBI, betapa kita membiarkan filosofi asing tumbuh dan berkembang, menggusur kaidah-kaidah pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang terbukti sukses berpartisipasi memerdekakan bangsa ini," pungkasnya.

Sumber : antaranews.com
Diposting kembali oleh Supermap Learning Center
www.supermap.asia
READ MORE - Falsafah Pendidikan Indonesia Terpenggal

Seminar Mind Mapping

Senin

Ingin mengetahui lebih dalam tentang apa itu MIND MAPPING?

Hadirilah seminar Mind Mapping yang akan diselenggarakan pada :

Sabtu, 13 Agustus 20011
Pukul 15.30 s/d 17.30

Seminar ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, guru, parent, trainer dan umum.

Investasi : Rp. 75.000
*** termasuk materi, sertifikat dan buka puasa bersama

Informasi dan pendaftaran :
Supermap Learning Center
Ruko Golden Road C30/9, ITC BSD, Tangerang Selatan
Tlp : 021-5388563

Untuk pendaftaran via web, silahkan klik disini
READ MORE - Seminar Mind Mapping

Indonesia Belum Mendidik Kreativitas Anak

Minggu

Perkembangan pendidikan di Indonesia dinilai belum mendidik tingkat kreativitas anak, karena hanya mengukur kepintaran mereka melalui besaran nilai studi di masing-masing sekolahnya.

"Padahal, pendidikan harus berkembang seiring dengan kemajuan zaman, dan tidak selalu mengutamakan nilai pelajaran," kata Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Prof Dr Zainudin Maliki, ditemui dalam seminar pendidikan bertema "Pendidikan Berkarakter Tingkatkan Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti", di gedung PT Pembangkitan Jawa - Bali (PJB) Surabaya.

Menurut dia, akibat paradigma yang mengutamakan nilai pelajaran di sekolah dibandingkan kreativitas anak, maka sampai saat ini banyak bermunculan kasus contek massal dalam pelaksanaan ujian nasional.

"Tahun ini, kasus contek massal ikut diramaikan dengan kasus pengusiran keluarga karena perbuatan baiknya mengungkap aksi contek Ujian Nasional di sekolahnya," ujarnya.

Untuk itu, katanya, kini ada baiknya para pelaku pendidikan melakukan beberapa upaya dengan tujuan segera memperbaiki kondisi tersebut. Salah satunya, memberikan penyadaran dan tambahan pengetahuan secara berkesinambungan pada para pengajar yang menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan.

"Terkait dengan kasus contek massal yang juga terjadi di hampir penjuru nusantara, tindakan tersebut disebabkan adanya sesuatu yang mulai luntur dari ranah pendidikan nasional," katanya.

Situasi tersebut dibenarkan oleh Guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Belitung "Laskar Pelangi", Muslimah. Ia menilai, tren pendidikan di Tanah Air masih mengejar angka semata.

"Sementara, tidak semua anak memiliki kemampuan setara di bidang akademik mengingat sisi nonakademik mereka kadang lebih besar. Untuk itu, kalau tren mengejar angka tetap menjadi acuan bagaimana bangsa ini bisa berkembang," katanya.

Ke depan, katanya, upaya mengantisipasi contek massal bisa dilakukan melalui peningkatkan jumlah guru bersertifikasi. Pihaknya meyakini, bila guru yang mendidik generasi penerus bangsa memiliki sertifikasi maka perkembangan pendidikan nasional bisa menyaingi negara tetangga.

"Memang, contek massal adalah upaya mengubah nasib dengan hasil akhir angka kelulusan sangat baik. Akan tetapi, tindakan tersebut sangat tidak terpuji. Apalagi, jika yang menyuruh contek itu seorang guru," katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Surabaya, Bambang D H, mengamini, bahwa hasil akhir berupa nilai mata pelajaran tertentu bukan merupakan tolok ukur baik bagi seluruh anak didik. Bahkan, menilai lulus tidaknya murid di tingkat SD, SMP, dan SMA dengan melihat angka akhir dari empat mata pelajaran yang diujikan pada ujian nasional selama ini, tidak adil.

"Kami bangga dengan diadakannya kegiatan ini. Kami harap para peserta seminar mulai dari kalangan pendidik, masyarakat, dan pemerhati pendidikan di lingkungan Surabaya dapat mencitrakan dirinya lebih baik lagi," katanya.

Sumber : antaranews.com
Diposting kembali oleh Supermap Learning Center
http://supermap.asia/
READ MORE - Indonesia Belum Mendidik Kreativitas Anak

Demi Pendidikan, Motor Suharmanto Angkut 6 Anak ke Sekolah

Jumat

Tidak ada kayu, rotanpun jadi. Pepatah kuno yang mungkin dapat kita resapi dari semangat seseorang tanpa kenal putus asa dalam memberi semangat pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Batam.

Cahaya matahari siang itu tepat berada di atas ubun-ubun kepala. Teriakan terdengar dari ujung jalan Barelang, pintu masuk Perumahan Buana Impian, Selasa (19/7/2011) sekitar pukul 11.00 WIB. Enam bocah memakai seragam sekolah bersuara yel-yel saat motor bebek yang mereka tumpangi sampai ke depan sebuah rumah Blok A nomor 10.

"Ayah, cuma saya saja yang belum punya buku. Besok ayah beliin buku ya. Teman-teman sudah beli buku. Atika cuci baju sekolah dulu, biar besok bisa dipake lagi. Upik juga Yah, mau cuci seragam, sudah dua hari kena keringat," ujar Atika (12) dan Upik (6) kepada Suharmanto pendiri panti asuhan Permate usai menjemput anak asuhnya dari sekolah.

Atika dan Upik merupakan anak yatim yang kini tinggal di panti asuhan. Orangtuanya tidak sanggup lagi membiayai sekolah. Hidup di rumah gubuk, ibunya hanyalah pedagang sayur keliling.

Hasil penjualannya hanya cukup untuk makan. "Tiap hari ibu hanya makan kubis dan nasi. Saya ingin tinggal di sini sama ayah," ujar Upik.

Setiap hari Suhermanto harus berjibaku untuk mengantar 18 anak asuhnya ke sekolah, di mana sekali antar motornya bisa membawa enam anak.

Tidak semua anak berada dalam satu sekolah, hanya dua hingga tiga anak yang mempunyai sekolah yang sama. Sementara dua lainnya bersekolah di tempat lain dengan jarak tempuh cukup jauh. Dalam sehari tiga rombongan ia antar tepat waktu. Pekerjaan ini sudah ia lakukan selama empat tahun tanpa merasa lelah.

"Selepas Salat Shubuh saya sudah berkemas, enam anak yang sudah mandi dan berganti pakaian saya antar lebih dulu. Setelah datang, saya antar lagi enam anak ke tempat sekolah yang berbeda. Giliran rombongan yang terakhir saya antar. Alhamdulilah sampai sekarang tidak pernah terlambat sekolah," ujar Suhermanto kepada tribunnewsbatam.com.

Sangat tidak mudah untuk mengantar anak-anak panti ini ke sekolah. Terkadang rintangan menghadang di tengah jalan, baik ban motor bocor, hingga hujan yang membuat seragam sekolah mereka basah. Namun semua itu ia jalani dengan kesabaran.

Semangat untuk mengantar anak asuhnya ke jenjang pendidikan lebih tinggi, terasa ada dalam diri bapak dua anak ini. Selain pendidikan ia juga harus menanamkan cinta kasih dan tidak membedakan anak kandung dan anak asuhnya.

Keakraban inilah yang terlihat saat belasan anak Panti Asuhan Yayasan Permate ini membuat usaha rumahan berupa kurma. Sedianya kurma ini akan dijual ke beberapa warung sekitar panti asuhan. Antara pendidikan dan wiraswasta ini adalah kegiatan yang rutin dilakukan anak panti asuhan.

"Kami ajarkan setiap anak supaya tangan jangan selalu di bawah, tapi kami harus bisa wirausaha supaya menjadi saudagar. Hasilnya insya Allah untuk tambah kamar dan kelak bisa beli mobil yang murah untuk antar jemput anak panti ke sekolah," ujar Ibu Iin ketua panti asuhan Permate.

Sumber : tribunnews.com
Diposting kembali oleh Supermap Learning Center
READ MORE - Demi Pendidikan, Motor Suharmanto Angkut 6 Anak ke Sekolah

Student Coach Online

Rabu

Program pendampingan intensif online ini ditujukan bagi siswa dan berbasis pada metode Supermap Fast Learning, yaitu metode "Learn How to Learn" yang efektif dengan pendekatan bagaimana cara otak belajar, mengingat, berkonsentrasi, berfikir kreatif dan super, aplikasi Mind Map, Mind Goal, Mind Game, serta teknik ujian tingkat "A" yang sangat penting dalam proses belajar siswa yang tidak diajarkan di sekolah dan di bimbel.

Dengan menguasai dan mempraktekan metode Supermap Fast Learning dan ditambah dengan Mind Map diharapkan bisa mendukung pola belajar siswa untuk meraih sukses di sekolah dan sukses di kehidupan.

Program ini dibawah bimbingan langsung Supermap Master Coach Susanto Edy P, Msli, BLI (International Buzan Licensed Instructor) dan pembimbing-pembimbing yang terlatih dan berpengalaman.

Materi yang dipelajari anak dan orang tua :
  • Mengembangkan potensi dan motivasi diri
  • Membuat goal setting dan tindakan untuk mewujudkannya
  • Membangun karakter diri dan kecakapan hidup (life skill)
  • Meningkatkan daya fokus (high fokus)
  • Teknik meningkatkan daya ingat (super memory)
  • Teknik membaca dan memahami cepat (super reading)
  • Teknik rahasia sukses ujian nasional (secrets exam technique) nilai "A"
  • Teknik rahasia sukses ujian kelas (secrets exam technique) rangking 3 besar
  • Teknik menulis efektif
  • Teknik presentasi-pidato dan komunikasi efektif
  • Memunculkan daya kreatifitas
  • Membangun jiwa kepemimpinan/leadership
  • Menumbuhkan jiwa interpreneurship
  • Paket pembelajaran online "Pesona Edu"
  • Leadership sesuai prinsip dalam buku "The 7 Habbits of Highly Effective Teens"
  • Memperoleh bimbingan untuk mengikuti "Future Problem Solving Program International, Inc."
  • Bimbingan menjadi coach atau trainer junior untuk program Supermap Fast Learning


Keunggulan :
  • Tidak sekedar pelatihan, tetapi coaching, bimbingan dan training e-learning
  • Pendampingan intensif secara e-learning
  • Praktek teknik rahasia sukses lulus ujian dan kenaikan kelas
  • Pendampingan e-learning super intensif 2 bulan menjelang ujian
  • Program dan evaluasi try out dan ujian semester
  • Konsultasi siswa dan orang tua
  • Bonus free untuk orang tua/pendamping paket Mind Mapping Online Training
  • Bonus software iMindMap Basic
Untuk keterangan lebih lengkap dan pendaftaran, silahkan klik disini
READ MORE - Student Coach Online

Cara Mengenali 3 Tipe Belajar Anak

Setiap anak memiliki kemampuan belajar yang berbeda-beda. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan dan teknik pengajaran yang berbeda pula.

Di sekolah umum, mungkin metode pengajaran disamakan untuk semua murid. Tapi Anda bisa membantu sang anak menerima pelajaran lebih baik saat belajar di rumah. Untuk itu, Anda harus mengenali terlebih dahulu cara belajar anak.

Dikutip dari Child Central, tipe belajar anak bisa dibedakan menjadi tiga, visual; audotiry dan kinestetik. Masing-masing tipe punya keunggulan juga kelemahan. Seperti apa? Berikut ini penjelasannya.

1. Visual
Tipe visual bisa menyerap pelajaran lebih baik dengan melihat. Mereka lebih suka melihat atau membaca terlebih dulu sebelum belajar hal-hal baru. Diperkirakan, sebanyak 80% pelajaran bisa dimengerti melalui penglihatannya. Membaca buku dan melihat gambar adalah cara belajar yang paling disukainya.

Tipe visual juga biasanya memilih duduk di kursi terdepan di sekolahnya, agar dia bisa melihat dengan jelas guru dan papan tulis. Mereka sangat bagus menuliskan ulang apa yang ada di papan tulis, tapi kadang suka terlewat instruksi yang diberikan secara oral (dikte-red).

Coba perhatikan tingkah laku anak Anda saat mengerjakan pekerjaan rumah. Jika si anak lebih mudah mengerti dengan membaca, tertarik pada gambar, diagram, tabel serta grafik; kemungkinan besar anak Anda punya tipe belajar visual. Maka untuk membantunya belajar di rumah, sediakan papan tulis serta gambar-gambar menarik sebagai komponen pendukung agar dia lebih mudah mengerti dan tertarik belajar.

2. Auditory
Anak dengan tipe belajar auditory, harus mendengarkan pelajaran mereka untuk memahaminya. Mereka lebih suka segala sesuatunya dijelaskan dengan perkataan. Tanyakan pada anak Anda, apakah dia lebih suka menyimak pelajaran dari papan tulis atau saat guru mendiktenya? Jika dia memilih yang kedua, maka si anak adalah tipe auditory.

Dilansir oleh eHow, tipe pendengar biasanya merekam informasi yang telah diucapkan. Beberapa dari mereka bahkan merasa lebih nyaman belajar jika disertai suara musik pelan. Mereka biasanya mengingat pelajaran dalam bentuk lagu favorit atau puisi. Keuntungan dari tipe ini, mereka tidak mudah bosan belajar, selama materinya disampaikan dengan cara audio.

Bila anak Anda termasuk tipe auditory, Anda bisa membekalinya dengan perangkat audio seperti MP3 player yang dilengkapi fitur audio recording. Sebelumnya, minta bantuan guru di sekolahnya untuk menyampaikan materi secara visual maupun audio dengan intensitas yang sama. Dengan begitu, anak dengan kemampuan belajar visual maupun auditory bisa sama-sama menyerap pelajaran dengan baik. Namun jika si anak tetap sulit menangkap pelajaran --karena sebagian besar sekolah reguler menerapkan metode pengajaran visual-- Anda bisa memasukkannya ke sekolah privat atau home schooling.

3. Kinestetik
Anak dengan kemampuan belajar kinestetik tidak bisa hanya duduk tenang dan menunggu informasi disampaikan. Mereka tertarik mencari sendiri hal-hal yang ingin mereka tahu tanpa harus selalu membaca buku panduan. Oleh karena itu, tipe ini cenderung tidak bisa diam dan kerap dianggap anak nakal karena kerap tidak bisa diam dan sulit mendengarkan penjelasan guru di sekolah.

Selain itu, tipe kinestetik sangat suka berjalan-jalan karena mereka melihat lingkungan sekitar dengan cara berbeda. Bagi mereka, bumi adalah sebuah taman bermain raksasa yang penuh dengan berbagai hal menarik yang ingin mereka ketahui dan jelajahi.

Tanyakan pada anak Anda, ketika mendengar kata 'kucing', apa yang langsung terlintas dalam pikirannya? Jika ia mengatakan; 'hewan dengan bulu-bulu halus', kemungkinan besar si anak adalah tipe kinestetik. Sentuhan dan rasa sangat penting baginya dan dia lebih tertarik pada pelajaran yang bersifat eksperimen dan study tour.

Ajari dia belajar dengan cara mencontohkan apa yang harus dia lakukan. Tipe kinestetik menangkap informasi baru dengan melihat apa yang dilakukan orang lain, lalu mencobanya sendiri. Gunakan balok-balok atau magnet bertuliskan huruf alfabet untuk ajarkan dia mengeja. Si anak akan mengingat huruf-huruf dengan menyentuh dan memindah-mindahkannya. Buat aktivitas belajar dalam beberapa sesi dengan waktu yang pendek, dan tawarkan istirahat sebentar di setiap akhir sesi agar tidak lelah.

Sumber : detik.com
Diposting kembali oleh Supermap Learning Center
www.supermap.asia
READ MORE - Cara Mengenali 3 Tipe Belajar Anak

Mind Map selangkah Jadi JUARA!

Mind Map selangkah Jadi JUARA!
Mind Map, Memory, Speed Reading, Teknik Ujian, English Five Fingers
 
 
 

iMindMap

iMindMap Free

Sponsor

http://belanjabareng.com/ MAU BELANJA TONER MURAH DAN BERMUTU? DISIINI TEMPATNYA! BERGARANSI///